Posted on 19.4.10 Pidato politik calon Ketua Umum Partai Demokrat

Pidato politik calon Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum pada saat deklarasi (Kamis, 15/4) yang ingin melepaskan pengaruh Susilo Bambang Yudhoyono di partai berlambang bintang mercy tersebut akan ditanggapi negatif kader.

Contoh Pidato Direktur The Political Literacy Insitute Gun Gun Heryanto menilai Partai Demokrat masih sangat tergantung dengan sosok figure SBY. Menurutnya, SBY masih powerfull dalam menentukan warna dan arah masa depan partai yang didirikannya tersebut.

“Pidato tersebut tidak akan terlalu efektif, bahkan tidak efektif. Karena Demokrat tidak bisa melepskan diri dari king maker. (Pidato Anas) sangat berisiko. Hasilnya, pada saat deklarasi, dukungan dari DPD-DPD tidak berbunyi (tidak ada),” kata Gun Gun saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 18/4).

Menurut Gun Gun, pidato bekas Ketua Umum PB HMI tersebut sebenarnya sangat ideal untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai partai modern yang tidak tergantung pada sosok tokoh. Kata Gun Gun, saat ini sepertinya, pidato tersebut belum menemukan konteksnya.

“Di Partai Demokrat, termasuk partai-partai besar, seperti PDI Perjuangan selalu mengatakan ingin menjadi partai modern. Hasilnya masih tanda tanya. Karena politik figur masih sangat kuat,” pungkasnya. [zul]

Subscribe Now: Feed Icon